KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 103 dan Pemdes Karangrowo Tanam 60 Bibit Pohon Lewat Program “Jaga Bumi”
DIREKTORIJATENG.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Angkatan 22 UIN Walisongo Semarang Posko 103 bersama Pemerintah Desa Karangrowo menggelar kegiatan “Jaga Bumi” yang diwujudkan melalui penanaman bibit pohon yang melibatkan pemerintah desa dan Karang Taruna Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (20/8/2026).
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Desa (kades) Karangrowo. Dalam
sambutannya, Abdul Syukur selaku kades menyampaikan apresiasi terhadap
kegiatan penghijauan yang dilakukan bersama mahasiswa KKN serta berharap
tanaman yang ditanam dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Harapannya,
tanaman yang kita tanam hari ini bisa tumbuh dengan baik dan nantinya
memberikan manfaat untuk masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya
berhenti pada penanaman, tetapi tanaman yang sudah ditanam dapat dirawat
bersama,” ujarnya.
Setelah
sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan foto Bersama. Rangkaian kegiatan
kemudian sebagai
bentuk simbolis
dilanjutkan dengan penanaman beberapa pohon trembesi di depan Koperasi
Desa (Kopdes) Karangrowo. Penanaman dilakukan oleh Kepala Desa
Karangrowo dengan didampingi Ketua Karang Taruna, perangkat desa, dan mahasiswa
KKN.
Dalam
program “Jaga Bumi”, sebanyak 60 bibit
pohon disiapkan yang terdiri atas tanaman peneduh dan tanaman
buah. Sebanyak 10
pohon trembesi
ditanam di area depan Kopdes Karangrowo, sementara satu pohon ketapang kencana ditanam
di depan Aula Gedung Serbaguna (GSG) Balai Desa Karangrowo.
Penanaman
tersebut menjadi bagian dari upaya menghijaukan sejumlah ruang publik yang
digunakan dalam aktivitas masyarakat. Selain memperindah lingkungan, pohon
peneduh yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan
menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Salah
satu anggota Divisi Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan, Ahmad Fajar,
mengatakan
bahwa kegiatan “Jaga Bumi” merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap
lingkungan yang dimulai dari Desa Karangrowo.
“Melalui
kegiatan Jaga Bumi ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk semakin peduli
terhadap lingkungan. Kami berharap semangat menjaga kebersihan dan kelestarian
lingkungan tidak hanya dilakukan dalam kegiatan ini, tetapi dapat menjadi
kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Kegiatan
tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 103 kepada masyarakat.
Melalui penanaman pohon bersama pemerintah desa, mahasiswa turut mengambil
peran dalam mendorong penghijauan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat
dalam merawat lingkungan.
Setelah
penanaman dilakukan, pemeliharaan menjadi bagian penting agar bibit yang telah
ditanam dapat tumbuh dengan baik. Harapan tersebut sejalan dengan pesan Kepala
Desa Karangrowo agar tanaman yang ditanam tidak hanya menjadi simbol kegiatan,
tetapi dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melalui
“Jaga Bumi”, KKN MIT 22 UIN Walisongo Semarang Posko 103 bersama Pemerintah
Desa Karangrowo memulai langkah penghijauan dari ruang publik desa. Dari bibit yang ditanam hari ini, diharapkan tumbuh
manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di masa mendatang.

Belum ada Komentar untuk "KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 103 dan Pemdes Karangrowo Tanam 60 Bibit Pohon Lewat Program “Jaga Bumi”"
Posting Komentar