Ramaikan Tradisi Sedekah Bumi, KKN UIN Walisongo Lestarikan Warisan Merti Dusun Tlogo Mayong
Jumat, 14 Agustus 2026
Tulis Komentar
(Pagelaran Seni Ketoprak lakon Joko Tarub dan Nawang Wulan - dok. KKN Posko 52)
DIREKTORIJATENG.ID - Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang turut meramaikan tradisi sedekah bumi atau Merti Dusun Langen Mudho Tomo yang digelar oleh warga Tlogo Mayong, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas keberkahan alam dan hasil bumi, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta melestarikan budaya lokal.
Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbaur dan mengenal tradisi masyarakat setempat. Mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pertunjukan tari tradisional, sambutan-sambutan hingga pagelaran seni ketoprak. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk turut mengapresiasi kesenian dan budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat Tlogo Mayong.
Ketua RW 5 Tlogo Mayong, Teguh Widodo, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga dalam mendukung pelaksanaan tradisi sedekah bumi.
“Terima kasih kepada warga Tlogo Mayong yang sudah kompak dalam mendukung acara merti dusun ini sehingga acara berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki dua makna, yaitu esensial sebagai wujud rasa syukur atas keberkahan bumi dan seremonial yang diwujudkan melalui pertunjukan kesenian tradisional, seperti reog dan ketoprak.
“Semoga Tlogo Mayong semakin lancar rezekinya dan berkah alamnya,” harapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Jambu, Yudianta, terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kemeriahan acara dan kekompakan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan.
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya acara merti dusun yang megah dan luar biasa ini,” ungkapnya.
Yudianta juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengaruh positif bagi generasi muda Kelurahan Gondoriyo.
“Dengan adanya acara ini diharapkan bisa menjadi pengaruh baik untuk putra-putri Kelurahan Gondoriyo agar terhindar dari pengaruh negatif,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan pertunjukan tari tradisional, pembukaan, sambutan, doa, dan ditutup dengan pagelaran seni ketoprak yang mengangkat lakon “Joko Tarub dan Nawang Wulan”. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan kesenian tradisional serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Tlogo Mayong.
Tim KKN Uin Walisongo Semarang Posko 52
Belum ada Komentar untuk "Ramaikan Tradisi Sedekah Bumi, KKN UIN Walisongo Lestarikan Warisan Merti Dusun Tlogo Mayong"
Posting Komentar