Sentuhan Alam Jadi Karya Kreatif, Siswa SDN 1 Pilangrejo Demak Antusias Belajar Seni Ecoprint Totebag

Daftar Isi


Siswa Kelas 5 SD N 01 Pilangrejo Menunjukkan Hasil Karya Ecoprint bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 113. (Foto: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 113)

DEMAK, DIREKTORIJATENG.ID- Berupaya menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 113 menggelar pembelajaran seni kriya ramah lingkungan berupa pembuatan ecoprint media totebag di SDN 1 Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Sabtu (8/8/2026).

​Kegiatan edukatif tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 5. Melalui praktik langsung, para siswa mengolah unsur-unsur alam di sekitar lingkungan sekolah dan rumah menjadi karya seni terapan yang bernilai.

​Koordinator Desa, Muhammad Rifqin Nashih menyampaikan tujuan kegiatan ecoprint tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis proyek (project-based learning) yang tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga mengeksplorasi potensi alam di lingkungan sekitar.

​"Anak-anak diajak untuk mengamati dan memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekeliling mereka, seperti daun singkong, daun pakis air, hingga berbagai bentuk bunga liar yang kaya akan pigmen warna alami. Melalui media tersebut siswa belajar bahwa alam menyediakan bahan berkarya yang luar biasa tanpa harus bergantung pada bahan kimia berbahan plastik atau cat sintetis," ujarnya.

Sebagai langkah awal, siswa menyiapkan totebag berbahan kain blacu polos. Setelah media siap, siswa mengeksplorasi imajinasi dengan menata komposisi daun dan bunga di atas permukaan kain hingga membentuk pola yang diinginkan. 

Rangkaian daun tersebut kemudian ditutup dengan plastik pelindung lalu dipukul perlahan menggunakan palu kayu sampai pigmen warna serta bentuk urat daun menempel secara utuh pada kain. Akhirnya, proses kreatif ditutup dengan mengangin-anginkan karya tersebut sebelum merendamnya dalam larutan tawas sebagai tahap fiksasi guna mengunci warna alami agar tidak luntur saat dicuci.

​Antusiasme dan keceriaan menyelimuti suasana kelas selama kegiatan berlangsung. Suara ketukan palu kayu berirama mengiringi semangat anak-anak saat menyaksikan perubahan bentuk dan warna daun yang secara ajaib berpindah ke atas kain totebag mereka.

​Salah satu siswa kelas 5 SDN 1 Pilangrejo, Sofia mengungkapkan rasa bangganya dapat menciptakan tas buatannya sendiri.

​"Kegiatannya seru, ini pertama kali saya membuat tas dengan motif daun asli. Hasilnya unik karena pola tiap daun beda-beda. Tas ini bisa dipakai untuk membawa barang ke sekolah," cerita Sofia dengan penuh semangat.

​Guru Wali Kelas 5 SDN 1 Pilangrejo, Nita Amalia Sholikah menuturkan bahwa pelatihan kriya ramah lingkungan tersebut memberikan dampak positif bagi pengalaman belajar siswa.

"Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN sangat bermanfaat, ecoprint memberikan pengalaman baru bagi siswa tentang kerajinan berbahan dasar dari alam menjadi karya seni yang cantik," ujar Nita.

​Melalui program ecoprint ini, pihak SDN 1 Pilangrejo berharap para siswa tidak hanya membawa pulang sebuah karya totebag, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga keharmonisan dengan alam sekitar.

Penulis: Tim KKN UIN Walisongo Posko 113

Posting Komentar