Langkah Awal Pengabdian, Tim KKN MIT UIN Walisongo Posko 185 Gelar Survei dan Silaturahmi ke MI NU 26 Pidodo Wetan
![]() |
| Mahasiswa KKN UIN Walisongo saat berkunjung di MI NU 26 Pidodo Wetan. (Doc: Alfi) |
DIREKTORIJATENG.ID – Mengawali rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa
Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 185 melakukan
kunjungan survei dan silaturahmi ke MI NU 26 Pidodo Wetan, Selasa (28/07/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah perdana yang ditempuh oleh para mahasiswa sebelum terjun langsung melaksanakan berbagai program kerja selama masa KKN berlangsung. Kunjungan yang berlangsung pada pagi hari tersebut disambut hangat oleh Kepala Madrasah MI NU 26 Pidodo Wetan, Adib, beserta jajaran dewan guru.
Kunjungan
survei dan silaturahmi ini memiliki tujuan yang sangat strategis, yakni untuk
memetakan kebutuhan pembelajaran, berdiskusi mengenai kondisi siswa, serta
menyelaraskan rencana program kerja pendidikan yang akan dijalankan mahasiswa
selama masa KKN. Langkah awal ini dinilai penting agar program-program yang
dirancang nantinya dapat tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang
maksimal bagi para siswa.
Tim KKN Posko
185 memahami bahwa setiap lembaga pendidikan memiliki karakteristik dan
tantangan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif melalui
survei dan diskusi langsung dengan pihak sekolah menjadi metode yang dipilih
untuk menggali informasi secara mendalam. Mulai dari jumlah siswa, kondisi
sarana dan prasarana, metode pembelajaran yang selama ini diterapkan, hingga
kendala-kendala yang dihadapi oleh para guru dalam proses belajar mengajar.
Fathur Rohman,
selaku Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan, menegaskan bahwa pihaknya
tidak ingin sekadar datang dan menjalankan program tanpa memahami konteks yang
ada. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif terhadap kondisi lapangan
merupakan kunci utama agar setiap program yang dijalankan dapat memberikan
manfaat yang nyata.
"Sebelum
menerjunkan program mengajar maupun pendampingan, kami perlu memahami terlebih
dahulu kebutuhan serta karakteristik adik-adik di MI NU 26 Pidodo Wetan.
Silaturahmi ini menjadi pijakan awal agar kolaborasi antara mahasiswa dan pihak
sekolah dapat berjalan lancar dan sinergis," ujar Fathur.
Lebih lanjut,
Fathur menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan sejumlah program unggulan di
bidang pendidikan, seperti bimbingan belajar, penguatan literasi dan numerasi,
serta kegiatan bersifat edukatif. Namun, semua rencana tersebut tetap akan
disesuaikan dengan hasil survei yang mereka lakukan, sehingga program yang
dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan siswa di MI NU 26 Pidodo Wetan.
Kepala Madrasah
MI NU 26 Pidodo Wetan, Adib, menyampaikan keterbukaannya terhadap kehadiran tim
KKN Posko 185 UIN Walisongo dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung
pelaksanaan program yang direncanakan.
"Kami
menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa. Semoga melalui survei dan
diskusi awal ini, lahir program-program edukatif yang bermanfaat dan bisa
menambah semangat belajar anak-anak di desa kami," ujarnya.
Dengan
berakhirnya kegiatan survei dan silaturahmi ini, tim KKN MIT UIN Walisongo
Posko 185 semakin optimis untuk menjalankan rangkaian program kerja yang telah
direncanakan. Mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat
Desa Pidodo Wetan, khususnya dalam bidang pendidikan di MI NU 26 Pidodo Wetan.
Kegiatan survei
dan silaturahmi ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan KKN MIT UIN
Walisongo Posko 185. Dengan bekal data dan informasi yang telah terkumpul, para
mahasiswa kini siap untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu perancangan dan
pelaksanaan program kerja yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata
bagi kemajuan pendidikan di Desa Pidodo Wetan.
Penulis: Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN MIT UINWS Posko 185
Belum ada Komentar untuk "Langkah Awal Pengabdian, Tim KKN MIT UIN Walisongo Posko 185 Gelar Survei dan Silaturahmi ke MI NU 26 Pidodo Wetan"
Posting Komentar