Cegah Stunting Sejak Remaja, KKN UIN Walisongo Gelar Edukasi Gizi Seimbang Di Madrasah Dinniyah Ta’miliyah Wustho, Margosari
DIREKTORIJATENG.ID - KKN UIN Walisongo Semarang Posko 200 menggelar Edukasi Gizi Seimbang bagi murid di Madrasah Dinniyah Ta’miliyah (MDT) Wustho NU 02 Al Mubtadiin, Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Kamis (13/8).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk
upaya pencegahan stunting sejak remaja yang dimulai dari mengatur pola makan
dan perilaku hidup sehat. Dengan mengusung tema “isi piringku” kegiatan tersebut
mengajak murid mengenal pedoman porsi gizi seimbang untuk sekali makan.
Edukasi yang digelar sore hari ini, diikuti
sebanyak 32 peserta terdiri dari murid MDT Wustho NU 02 al Mubtadiin yang
memasuki fase remaja menuju dewasa dan didampingi kader kesehatan Desa
Margosari.
Bekerjama sama dengan Unit Pelaksana Teknis
Daerah (UPTD) Puskesmas Patebon 2, menghadirkan narasumber Ahli Madya Kebidanan
yaitu Puteri Amanda Dewi. Ia menjelaskan bahwa gizi seimbang bukan hanya makan
dalam porsi besar tetapi makanan yang mengandung zat gizi sesuai dengan
kebutuhan tubuh. Pemenuhan gizi seimbang juga dapat mencegah anemia atau
kekurangan hemoglobin dalam darah yang biasa terjadi pada remaja perempuan.
Menurut Amanda, stunting tidak terjadi
secara tiba-tiba sehingga penting untuk mengetahui penyebabnya dan melakukan
tindakan preventif. Pencegahan stunting dapat dimulai dari hulu ke
hilir, yaitu sejak remaja dengan memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang
serta perilaku hidup sehat sebagai bekal ketika memasuki fase kehamilan.
“Para remaja harus tahu bahwa stunting itu
tidak terjadi tiba-tiba sehingga perlu untuk mengenali penyebabnya. Nah,
pencegahan ini (stunting) dapat dimulai dari hulu ke hilir, sejak usia remaja
dengan memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan pola hidup sehat sebagai
bekal kelak saat memasuki fase kehamilan,” tuturnya.
Koordinator acara, Ivan Nur Fathi
mengatakan bahwa edukasi pencegahan stunting pada remaja dengan menjaga pola
makan bergizi dan membiasakan perilaku hidup sehat menjadi bentuk kepedulian
pada kesehatan mereka di masa mendatang.
“Dengan memberikan edukasi pencegahan
stunting pada remaja, menjadikan para remaja ini paham dan memulai menjaga pola
makan serta perilaku hidup sehat sebagai bentuk bekal kesehatan mereka.
Harapannya, langkah kecil ini dapat memberikan dampak yang nyata di masa
mendatang,” jelasnya
Antusiasme dalam kegiatan ini juga
sampaikan salah satu peserta, Ratna Fadzilah. Ia mengaku mendapatkan pemahaman
baru mengenai gizi seimbang yang dapat berhubungan langsung dengan pencegahan
stunting.
“Meskipun acaranya sore, tapi saya jadi
paham pentingnya gizi seimbang dalam makanan. Ternyata, penerapan gizi seimbang
dalam kehidupan sehari-hari memiliki kaitan langsung dengan upaya pencegahan
stunting saat kehamilan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan
dapat meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang
dan penerapan pola hidup sehat sejak dini. Pemahaman tersebut menjadi salah
satu langkah preventif dalam mempersiapkan kesehatan remaja hingga memasuki
fase kehamilan serta mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Margosari.
Tim KKN Uin Walisongo Posko 200


Belum ada Komentar untuk "Cegah Stunting Sejak Remaja, KKN UIN Walisongo Gelar Edukasi Gizi Seimbang Di Madrasah Dinniyah Ta’miliyah Wustho, Margosari "
Posting Komentar