Antara Duit Atau Tuhan
DIREKTORIJATENG.ID-Manusia tidak lepas dari kebutuhan material maupun finansial, bahkan banyak manusia merelakan berbuat apapun hanya demi memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, pernahkah kita bertanya pada diri sendiri sebenarnya lebih penting duit atau lebih penting tuhan?
Kenapa pertanyaan tersebut tiba-tiba muncul di kepala? karena fenomena yang terjadi sekarang banyak orang tidak lupa dengan duit, namun lupa bersujud kepada yang memberikan jalan rezeki, yaitu TUHAN.
Banyak pekerjaan yang bahkan tidak ada waktu untuk beribadah, orang-orang didalamnya merasa biasa saat mereka lupa atau bahkan sengaja untuk tidak bersujud beberapa menit saja.
Baca Juga:
Sebuah perusahaan tidak melarang karyawannya untuk beribadah bahkan diberi tempat untuk peribadatan itu. Namun, waktu kerja tidak memungkinkan seorang karyawan meninggalkan pekerjaannya, mengapa demikian? Karena jika ditinggal akan membuat pekerjaan itu bisa jadi berantakan, walau hanya 5 menit lamanya.
Seseorang tidak lupa Ia punya tuhan dan beragama, namun sistem kerja yang mengikatnya dengan ringan menjauhi dzat yang memberi pintu rezeki “TUHAN”.
Kenapa tidak mencoba untuk tetap melakukan ibadah di waktu kerja? yang ada di benak seorang karyawan hanya satu kalimat “Takut, jika ketahuan meninggalkan pekerjaan akan kena SP atau bahkan di PHK”.
Banyak orang sadar ini SALAH tapi mereka butuh pekerjaan itu untuk menghidupi keluarga dan dirinya sendiri. Kalau seperti ini salah siapa?
Tidak ada yang salah, namun ini adalah bagaimana seseorang bisa mementingkan skala prioritas. Jika sebuah ibadah yang jangka waktunya 5 menit bisa menyebabkan kekacauan dan memunculkan kemudharatan untuk banyak orang dan perusahaan, maka lebih baik mementingkan pekerjaan dan melakukan ibadah disaat waktu senggang dan kerjaan aman waktu ditinggal. Dan dalam pandangan agama sebuah hadits dikatakan sebagai berikut:
Dari Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.”
Jika sebuah tindakan yang baik bahkan wajib dimata tuhan, namun bisa menyebabkan keburukan/membahayakan banyak orang maka jangan lakukan. Ini adalah resiko dari sebuah pekerjaan, jika kamu muslim maka carilah tempat kerja yang memungkinkan kamu untuk tidak meninggalkan ibadah.
Baca Juga:
Maka sebelum Kita memutuskan untuk bekerja di suatu tempat tanyakan dengan detail tentang “perkara hubungan dengan tuhan”. Karena yang melancarkan semuanya itu TUHAN bukan atasan atau bos besar yang menggaji kamu, mereka yang memikirkan bagaimana menggajimu. Dan Tuhan yang merencanakan darimana saja pintu rezekimu. Hubungan dengan sesama manusia itu penting, tapi tidak kalah penting hubunganmu dengan TUHAN.
Penulis: Heru Sofyan
Belum ada Komentar untuk " Antara Duit Atau Tuhan"
Posting Komentar