Padukan Potensi Desa Pilangrejo dan Kuliner Khas Madura, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Pembuatan Kaldu
DEMAK, DIREKTORIJATENG.ID- Memanfaatkan potensi hasil pertanian, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang posko 113 mengadakan pelatihan pembuatan kaldu. Diikuti oleh ibu-ibu setempat, kegiatan tersebut bertempat di posko KKN 113 Desa Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Senin (17/1/2026).
Berbeda dengan kaldu yang selama ini dikenal masyarakat sebagai cairan sari atau ekstrak gurih hasil perebusan tulang, daging, maupun ikan yang direbus dalam waktu lama, kaldu khas madura memiliki keunikan tersendiri dengan memadukan bahan tambahan berupa kacang hijau di dalamnya.
Selama ini, kacang hijau menjadi salah satu komoditas pertanian yang mayoritas ditanam oleh warga Desa Pilangrejo. Berangkat dari melihat potensi tersebut, Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif (Ekraf) A. Miftahussurur mengaku berniat mengembangkan kacang hijau menjadi produk lokal yang bernilai ekonomi.
"Kami melihat kacang hijau ini cukup banyak dihasilkan oleh mayoritas masyarakat. Jadi kami berniat mengembangkan menjadi produk lokal yang memiliki nilai ekonomi, dengan tidak hanya menjual dalam bentuk mentah saja, tetapi bisa diolah dalam bentuk yang kreatif," kata Miftah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN secara langsung membagikan resep dan mempraktikkan proses pembuatan kaldu. Pertama-tama daging sapi direbus bersamaan dengan daun salam dan sereh selama kurang lebih tiga jam, hingga menghasilkan ekstrak kaldu dari daging. Sedangkan kacang hijau hanya perlu direbus selama satu jam hingga empuk.
Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, dan lada dihaluskan terlebih dahulu, lalu ditumis hingga harum. Setelah harum, bumbu yang telah ditumis dimasukkan ke dalam air rebusan daging sapi, lalu kacang hijau dimasukkan.
Setelah semuanya tercampur, kaldu dimasak perlahan dengan api kecil sampai bumbu meresap dan kuah terasa gurih. Setelah siap, kaldu disajikan langsung kepada ibu-ibu dengan tambahan potongan lontong, taburan daun, dan bawang goreng sebagai pelengkap. Bagi penikmat rasa manis atau pedas, bisa ditambahkan sambal dan kecap sesuai selera.
Ketua Rukun Warga (RW) 1, Abu Yazid menyampaikan Adanya pelatihan kaldu dari KKN ini memberikan referensi kreasi menu yang baru. “Adanya pelatihan pembuatan kaldu dari kacang hijau sama daging sapi ini memberikan kami resep yang nggak monoton lah. Apalagi bahan-bahannya kan juga mudah dicari,” kata Yazid.
Bagi masyarakat Desa Pilangrejo yang terbiasa dengan olahan kacang hijau dengan rasa cenderung manis, awalnya kaldu terasa asing di lidah mereka. Namun, setelah beberapa kali suapan mereka mengaku cukup menikmatinya. Ketua Rukun Tetangga (RT) 3, Ninik Nuryati, mengakui resep yang dicontohkan oleh mahasiswa KKN selama pelatihan berlangsung sangat mudah untuk diikuti.
“Awalnya memang asing di lidah rasanya. Karena di sini terbiasa makan kacang hijau kan manis ya. Tapi setelah mencoba tadi, lama-lama rasanya bersahabat. Ternyata enak juga kalau dibikin asin dan gurih. Makanya habis ini saya mau coba bikin lagi di rumah. Bahan-bahannya juga mudah dicari, jadi bisa buat pilihan menu kalau lagi kumpul keluarga di rumah,” kata Ninik.
Miftah berharap, pelatihan tersebut tidak hanya berhenti di program kerja saja. Tetapi bisa diterapkan dan dikembangkan lagi menjadi sebuah usaha. Apalagi jika digabungkan antara komoditi kacang hijau yang dihasilkan cukup banyak, serta keunikan kaldu dengan cita rasa khas Madura yang masih belum banyak dikenal di masyarakat, berpotensi menjadi peluang usaha baru.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai pelatihan saja, tetapi dapat dikembangkan lagi secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Pilangrejo. Mungkin ibu-ibu yang mengikuti pelatihan bisa praktik lagi di rumah, dan dikembangkan lagi jadi usaha baik dalam bentuk makanan siap konsumsi maupun produk olahan yang dapat dipasarkan,” kata Miftah.
Penulis: Tim KKN Posko 113 UIN Walisongo
Belum ada Komentar untuk "Padukan Potensi Desa Pilangrejo dan Kuliner Khas Madura, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Pembuatan Kaldu"
Posting Komentar