Diduga akibat Kebocoran Gas, Outlet Kopi & Es Teh Pemersatu di Simpang 7 UNNES Mengalami Kebakaran.
SEMARANG – Sebuah insiden kebakaran
menghanguskan outlet Kopi & Teh Pemersatu yang berlokasi di Simpang 7
UNNES, tepatnya di samping ATM Center BNI, Jl. Taman Siswa
No.91-87, Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, pada Rabu (7/10/2026) sore
sekitar pukul 14.30 WIB. Meski kobaran api sempat membesar dengan cepat,
dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kebakaran
terjadi di tengah kondisi kawasan sekitar yang sedang ramai lalu lalang warga
dan mahasiswa. Api
yang muncul secara mendadak langsung merambat ke seluruh area kedai karena
mayoritas material bangunan dan peralatan perabotan mudah terbakar.
Sebelum armada pemadam kebakaran
tiba di lokasi, para pedagang dan warga sekitar sempat bergotong-royong
melakukan pemadaman awal menggunakan
Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
"Awal kejadian itu sekitar
setengah tiga sore. Orang-orang di sekitar langsung bantu memadamkan, pedagang
di samping-samping itu pada ngambilin APAR buat menyiram api," tutur
Delia, penjaga Toko Laras yang berlokasi tepat di dekat tempat kejadian, saat diwawancarai di lokasi pada Kamis (8/10/2026).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran
(Damkar) segera diterjunkan ke lokasi tak lama setelah menerima laporan. Satu
unit mobil damkar berukuran besar tiba terlebih dahulu di lokasi saat api masih
membubung tinggi. Guna memastikan penanganan maksimal dan memadamkan sisa-sisa
titik api, dua unit mobil pemadam berukuran kecil disusulkan ke lokasi
kejadian. Total terdapat tiga unit armada damkar yang dikerahkan dalam
penanganan musibah ini.
Mengenai penyebab pasti timbulnya
api, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, dari
dugaan sementara warga dan saksi di sekitar lokasi, api ditengarai memicu dari
kebocoran tabung gas atau kelalaian saat proses memasak air.
"Kalau menurut info dari
satpam dan orang-orang kemarin, pegawai outlet semuanya lagi di area depan.
Sementara di bagian belakang diduga lagi memasak air buat teh terus ditinggal,
atau ada kemungkinan kebocoran gas," tambah Delia.
Tidak ada korban jiwa maupun
luka-luka dalam insiden kebakaran ini. Seluruh karyawan kedai berhasil
menyelamatkan diri saat api mulai membesar. Kerugian dialami pemilik outlet
berupa kerusakan fisik bangunan beserta seluruh perlengkapan jualan.
Pantauan di lokasi pada Kamis
(8/10/2026) menunjukkan outlet Kopi & Teh Pemersatu kini sudah berhenti
beroperasi sementara dan dipasangi garis polisi (police line) untuk
mengamankan area TKP.
Penulis : Hummaira Azzahra
Sumber : Wawancara Warga Sekitar Tempat Kejadian


Posting Komentar