Tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Semarang: Jateng Raih Runner-Up dan Putaran Ekonomi Rp1,3 Triliun
Daftar Isi
| Suasana pembukaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026). (direktorijateng.id/Tangkapan layar siaran langsung YouTube PEMPROV JAWA TENGAH) |
Pencapaian sebagai peringkat kedua nasional tersebut menandai lompatan prestasi signifikan bagi Kontingen Jawa Tengah, yang pada perhelatan MTQ Nasional sebelumnya berada di peringkat ke-16. Selain sukses dalam aspek kompetisi, gelaran MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah turut mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui penyiaran lagu Mars MTQ secara hibrida yang diikuti oleh 288.262 peserta.
Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T., M.K., menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak dan masyarakat yang mendukung kelancaran agenda nasional tersebut.
"Saya atas nama Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih bahwa Musabaqah Tilawatil Quran yang 31 sukses kita semuanya menjadi saksi sejarah," ujar Ahmad Luthfi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum LPTQ Provinsi Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara yang dihadiri sekitar 11.000 anggota kafilah dari 38 provinsi ini memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi wilayah setempat. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), perputaran ekonomi selama perhelatan berlangsung diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun.
"...dampaknya luar biasa di segi ekonomi di segi sosial BPS mengatakan ada 1,3 triliun selama perhelatan MTQ ini berjalan," kata Taj Yasin.
Ia menambahkan bahwa seluruh pelayanan kepada tamu daerah diupayakan secara optimal.
"...para tamu datang ke Jawa Tengah tersenyum pulang bahagia dan membawa cerita-cerita indah Jawa Tengah," tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., mengapresiasi penunjukan Kota Semarang sebagai tuan rumah perhelatan MTQ Nasional XXXI yang dinilainya berjalan tertib dan lancar.
"Hari ini yang agak berbeda isi dari lapangan Simpang Lima adalah lautan manusia yang ingin mengucapkan syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa karena kita diberikan limpahan sukses MTQ yang penyelenggaraannya tanpa cacat cela," ungkap Agustina.
Dalam rangkaian perhelatan tasyakuran tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan dana tunai sebesar Rp282 juta kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, Baznas Jateng juga menyalurkan tali asih berupa 130 paket sembako dan bantuan uang tunai senilai total Rp13 juta (Rp1 juta per penerima) kepada para petugas kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan kawasan acara selama perhelatan berlangsung.
Posting Komentar