Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur Gelar Sosialisasi Bank Sampah dan Komposter
(Dokumentasi mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur bersama warga dalam kegiatan sosialisasi bank sampah dan komposter di RT 03 RW 02 Desa Donorejo)
Demak (29/8/2026) – Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur melaksanakan kegiatan sosialisasi bank sampah dan komposter di RT 03 RW 02 Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta memberikan edukasi tentang pemanfaatan sampah organik melalui penggunaan komposter.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh warga setempat dan berlangsung secara interaktif. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan konsep bank sampah sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah sampah sekaligus memberikan nilai ekonomis dari sampah yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan rumah tangga sebagai langkah awal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Koordinator Desa KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur, Abdullah Naufal, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Desa Donorejo.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah. Kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan baik merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga melakukan demonstrasi penggunaan komposter kepada warga. Pada sesi ini, peserta diperlihatkan secara langsung cara mengolah sampah organik rumah tangga seperti sisa makanan, daun kering, dan limbah organik lainnya menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman. Komposter diperkenalkan sebagai salah satu metode sederhana untuk mengolah sampah organik agar memiliki nilai guna dan tidak berakhir menjadi limbah yang mencemari lingkungan.
Aulia Az-Zahra selaku Koordinator Program Kerja Bank Sampah dan Komposter menjelaskan bahwa penggunaan komposter merupakan salah satu solusi yang mudah diterapkan oleh masyarakat dalam mengurangi volume sampah organik rumah tangga.
“Komposter ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola sampah organik secara mandiri. Dengan cara yang sederhana, sampah yang sebelumnya dibuang dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan sekitar. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan komposter ini secara berkelanjutan sehingga pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih efektif,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, warga terlihat aktif mengikuti sosialisasi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pemilahan sampah, mekanisme bank sampah, serta proses pembuatan kompos menggunakan komposter. Diskusi yang terjalin menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap upaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah lingkungan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur berharap masyarakat dapat mulai menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari lingkungan rumah masing-masing. Keberadaan bank sampah dan komposter diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Desa Donorejo.
Penulis: Tim KKN MIT ke-22 Posko 76 Sumber Makmur


Posting Komentar