Dorong Ekonomi Lokal, 150 Stan UMKM Meriahkan Borobudur Indonesia Expo 2026

Daftar Isi
Salah satu produk UMKM yang ditampilkan dalam Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah. (direktorijateng.id/Tangkapan layar siaran YouTube PEMERINTAH KOTA MAGELANG)


MAGELANG, DIREKTORIJATENG.ID
– Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Feri Juliantono, S.Ak., M.Si., secara resmi membuka gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-alun Kota Magelang. Pameran ekonomi kreatif dan UMKM yang berlangsung selama empat hari pada 17–20 September 2026 tersebut mengusung tema "Membangun Bersama, Memperkuat Ekonomi Masyarakat" untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang, Saifulo, melaporkan bahwa expo ini diikuti oleh kurang lebih 150 stan pameran. Peserta pameran berasal dari kementerian, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, pihak swasta, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM mandiri yang memamerkan produk unggulan dari 17 subsektor ekonomi kreatif.

Walikota Magelang, H. Damar Prasetyo, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan skala regional dan nasional menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Magelang yang berbasis sumber daya manusia. Pihaknya menargetkan sebanyak 40.000 pengunjung dan nilai transaksi ekonomi minimal sebesar Rp2 miliar selama empat hari penyelenggaraan.

"di event ini kami menargetkan ada 150 stan ada sekitar 40.000 pengunjung target kami Pak dan onset yang ee kami targetkan ini minimal di angka 2 miliar dalam 4 hari," ujar Damar Prasetyo.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI, Dr. Feri Juliantono, S.Ak., M.Si., menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional di samping swasta dan BUMN. Ia mendorong para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di kawasan penyangga Borobudur untuk berhimpun dalam wadah koperasi agar lebih mudah mengakses permodalan, teknologi, dan pasar.

"pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto ingin supaya perekonomian nasional itu tidak hanya ditunjang oleh badan usaha swasta dan atau badan usaha milik negara beliau ingin supaya badan usaha koperasi ini juga digerakkan," kata Feri Juliantono.

"insyaallah dengan cara seperti itu kegiatan seperti Borobudur Indonesia Festival di Magelang 5 tahun yang akan datang betul-betul menjadi festival yang akan mendunia," tambahnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, mengapresiasi konsistensi Kota Magelang dalam menggelar berbagai event daerah. Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi pintu utama dalam mendatangkan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi daerah.

"pertumbuhan ekonomi kita juga banyak ditopang dari sektor konsumsi untuk mendatangkan meningkatkan konsumsi pintunya adalah ee pariwisata," tutur Sumarno.

Rangkaian Borobudur Indonesia Expo 2026 juga dimeriahkan oleh Borobudur Fashion Parade hasil kolaborasi Dekranasda Kota Magelang dan SMKN 3 Magelang, Borobudur Food Festival, pasar murah, talkshow koperasi, hingga pertunjukan seni budaya dari kawasan penyangga Borobudur (Purwomanggung).

Posting Komentar