Cerita Harjani, Warga Gunungpati yang Dua Tahun Panggul Batu Sungai untuk Fondasi Rumah
Daftar Isi
Pak Harjani (65) memanggul batu sungai (Foto: Pribadi Tim)
Sungai Gubug Serut, Gunungpati, Semarang (Foto: Pribadi Tim)
Kegiatan fisik yang berat tersebut telah dijalani Harjani selama dua hingga tiga tahun terakhir, yang ia lakukan setiap kali menyelesaikan pekerjaannya di lapangan golf. "Iya, sekalian pulang, bawa batu saja. Lumayan buat pondasi rumah," kata Harjani saat ditemui di kediamannya.
Pak Harjani (65) memanggul beban batu sungai di tanjakan curam (Foto: Pribadi Tim)
Setibanya di rumah, batu-batu hasil angkutannya diletakkan di area kebun samping. Tumpukan batu sungai tersebut disimpan sebagai cadangan material bangunan, sembari menunggu tersedianya biaya untuk pembangunan atau untuk dimanfaatkan oleh anak-anaknya kelak. Kisah Pak Harjani tidak ia jalani sendiri. Ia didampingi oleh sang istri, yang juga bekerja keras di pabrik cengkeh di Gunungpati.
Berdasarkan kunjungan tim di lokasi aliran Sungai Gubug Serut, rute yang dilalui Harjani memang terjal dan didominasi tanjakan curam. Perjuangan menembus medan berat sungai ini menjadi bukti keteguhan warga Gunungpati tersebut dalam membentengi tempat tinggalnya dari ancaman tanah longsor.
Di balik lelahnya menempuh tanjakan curam sejauh 350 meter tanpa alas kaki, Harjani tetap menyikapi perjuangan fisiknya dengan penuh kesederhanaan.
Posting Komentar