Tingkatkan Literasi Siswa, KKN UIN Walisongo Adakan Kegiatan Book Party di SD N 2 Margosari
DIREKTORIJATENG.ID - Mahasiswa KKN MIT 22 Posko 200 UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Book Party di SD N 2 Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Selasa (11/8). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan mengasah kemampuan berpikir siswa secara kritis dari tingkat sekolah dasar.
Book party merupakan salah satu program
kerja dari KKN MIT Posko 200 yang mengajak siswa sekolah dasar untuk membaca
buku dan memahami isi ceritanya. Tidak hanya membaca buku, siswa juga diajak
untuk menceritakan kembali isi bukunya dengan bahasa yang sederhana.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4
agar memiliki bekal kemampuan menelaah dan menganalisis suatu cerita. Diawali
dengan membaca buku bacaan dan diberi waktu baca selama 20 menit. Setelah itu,
para siswa diminta untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca.
Salah satu siswa, Muhammad Hilmi Faza, menyatakan
antusiasme-nya mengikuti kegiatan tersebut yang belum pernah diikuti
sebelumnya.
“Cerita di buku bacaan ini baru-baru dan
seru. Membaca bukunya jadi lebih asik dan menyenangkan,” tutur Hilmi Faza.
Sambutan hangat juga disampaikan oleh wali
kelas 4 SD N 2 Margosari, Muhammad Anam.
Ia mengatakan bahwa kegiatan membaca buku penting bagi siswa untuk mendorong
keterampilan dalam problem solving
di masa mendatang.
“Ketika murid merasa jenuh dengan kegiatan
belajar mengajar di kelas, aktivitas membaca semacam ini perlu dibiasakan.
Selain terbentuk kebiasaan membaca, juga sebagai bekal murid untuk mampu dalam problem
solving di masa mendatang,” jelasnya.
Kegiatan membaca tersebut tidak hanya
menjadi alternatif untuk mengurangi kejenuhan murid selama proses pembelajaran.
Dari kebiasaan sederhana itu, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah
diharapkan tumbuh sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan.
Penanggung jawab kegiatan, Lina Nur Rahma, mengatakan alasannya membuat kegiatan Book Party ini untuk menjadikan aktivitas membaca bagi siswa menjadi lebih menyenangkan dan menarik. Menurutnya, perlu dimulai kebiasaan membaca ini sejak usia dasar guna melatih kemampuan berpikir kritis.
“Book Party diadakan untuk membuat kegiatan
membaca menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak-anak, sehingga mereka
lebih tertarik dan terbiasa membaca. Membaca juga mampu melatih murid dalam
kemampuan berpikir secara kritis,” ungkap Lina.
Ia juga mengutarakan bahwa dengan adanya Book
Party, dapat meningkatkan minat baca dan mendorong pemahaman siswa dalam
memperluas jangkauan wawasan.
“Adanya Book Party, saya berharap
minat baca siswa SD di Desa Margosari ini dapat meningkat, menambah
wawasan, melatih pemahaman bacaan, serta kemampuan anak mengolah kata untuk menceritakan
kembali isi buku yang telah dibaca,” pungkasnya.
Kegiatan Book Party ini ditutup
dengan permainan interaktif dari mahasiswa yang mengasah konsentrasi murid. Melalui
aktivitas membaca, murid tidak hanya dibiasakan untuk memahami berbagai
informasi, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, menemukan solusi, dan
mengambil keputusan ketika menghadapi suatu persoalan. Kebiasaan tersebut
diharapkan dapat membentuk kemampuan problem solving yang akan berguna
dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dalam proses pembelajaran maupun
dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis ; KKN Uin Walisongo Semarang Posko 200


Posting Komentar